Mardhani Riasetiawan

make IS work | cloud researcher | techno-preneurship

Dala2, salah satu 106 inovasi Indonesia 2014

without comments

dala2-104

Written by mardhani

November 22nd, 2014 at 1:57 am

Posted in Opinion and Idea

Riset Perjuangan

without comments

IMG_0246Kenapa Riset Perjuangan?

Sebagai peneliti saya memang memiliki agenda riset idealis yang dikombinasikan dengan riset social dan enterprise riset. Alasannya mudah, untuk bisa membagi resource riset yang dapat mendatangkan support ke riset-riset yang minim dukungan resources. Sebagai peneliti mainstream riset saya (terutama inline dengan riset S3) adalah dalam cloud technology. Kemudian saya bentuk naungan grup riset yaitu cloud.wg.ugm.ac.id. Saat ini grup riset ini saya sebagai lead researcher dengan berkolaborasi dengan 10 mahasiswa s1 yang sedang mengerjakan riset tugas akhirnya, 5 orang mahasiswa yang berkutat dengan enterprise system, dan 1 asisten riset yang membantu saya me-manage aktivitas kami.

Grup ini memiliki core research pada cloud technology dan big data yaitu GamaBox. sebuah project yang kami dedikasikan untuk UGM (Gama) dan Box sebagai representasi masyarakat umum dan sedikit yang kurang tersentuh teknologi sehingga bisa memanfaatkannya.

Gamabox sendiri terdiri atas beberapa project yaitu

  • GamaBox Supercomputer, sebuah project idealis membuat fasilitas superkomputer dengan perangkat simple dan murah berbahan dasar Raspi B yang diracik secara cluster untuk kinerja komputasi yang reliable. Tidak harus cepat tetapi high aviability nya terjamin
  • GamaCloud, infrastruktur cloud yang menyediakan fasilitas Virtual Data Center, harannya bisa digunakan untuk fasilitas data center penting di perusahaan, pemerintahan, nbahkan militer. Kemampuannya bukan saja spesifikasi data Center tetapi sistem keamanan dan preservasi didesain untuk kepentingan penyelematan data
  • GamaBox PC Kits, project social yang ditujukan kepada siswa-siswa seokolah di SD dan lainnya dengan menyediakan device komputer kecil yang bisa menunjang kegiatan belajar mengajar sekolah dan dilengkapi dengan koleksi kontent edukatif yang lengkap baik dari BSE dan koleksi gamabox sendiri
  • Gamabox TV, project start up digital pada level entertain untuk membuat start up stasion TV digital berbasis internet
  • GamaBox incubation program, saat ini memanage 8 + 2 start up yang sudah launch dengan model inkubasi yang kreatif dan mudah
  • Gamabox enterprise system, pengembangan beberapa aplikasi enterprise.

Berikut beberapa dokumentasi tim riset ini ketika sedang on fire mengerjakan riset…

Screen Shot 2014-11-22 at 3.46.49 AM

 

Written by mardhani

November 22nd, 2014 at 1:43 am

Posted in Opinion and Idea

Review – GamaBoxTV Project

without comments

 

20141008_12231920141008_122259

 

 

 

 

 

 

 

 

“StartUp approach on IT Project Management”

Latar Belakang

Perkulaihan di jenjang sarjana memang penuh dengan materi dengan muatan teori, praktikum, penugasan dan lainnya yang cukup banyak. Praktis pertemuan hanya dapat memberikan/men-share pengetahuan yang berbasis teori dan penugasan saja. Akibatnya, banyak mata kuliah kurang berhasil menyentuh problem riel dari inti matakuliah tersebut. Ide ini bersambut ketika pada rapat Prodi Ilkom pernah dimunculkan untuk membuat sebuah mata kuliah mengangkat isu riel di masyarakat untuk di tangani atau dicarikan solusinya, seperti pendekatan di beberapa perguruan tinggi di luar. Ekspektasinya agar mahasiswa di masa depan lebih menjadi problem solver dibanding pekerja saja.

Hal ini yang mendorong saya untuk membuat proposal matakuliah Project Management didesain untuk menghasilkan apporach dengan model start up untuk menstimulus problem di mahasiswa kita yang tidak berani keluar dengan inovasi dan bergerak layaknya enterprneur. Saya merasa ada yang salah dengan pendidikan kita, yang tidak memberikan porsi yang cukup pada kreativitas dan inovasi di perkulaiahn misalnya, masih terlalu sentris dosen ke mahasiswa dan lainnya.

Kelas Internasional di Prodi Ilmu Komputer FMIPA UGM, agak berbeda dengan program sejenis. Mereka sebenarnya berasal dari anak-anak mudah yang menurut saya lebih beruntung dari lingkungan SMA sebelumnya atau tempat tinggalnya. Mereka lebih kenal dunia luar dan menurut saya lebih tahu apa yang diinginkan untuk masa depannya. Pendekatan dalam pengelolaan mereka, kalau dalam kacamata SDM, sebagai aset masih seperti mahasiswa reguler yang kita anggap berasal dari jebolan seleksi ketat SMPTN dan sejenisnya. Sehingga secara tidak sadar kita tidak menempatkan mahasiswa-mahasiswa ini secara equal.

Hal ini semakin meruncingkan “riset” saya di mata kuliah ini untuk mencoba membuat sebuah “keanehan” atau inovasi dengan membuat matakuliah IT project Management yang saya ampu untuk kelas internasional pada semester Gasal 2014-2015 ini meskipun hanya mengampu separo awal sebelum UTS. Waktu yang tidak banyak, tapi menumbuhkan optimisme.

Pendekatan

by design, sejak penyusunan RPKPS memang saya sudah merencnakan arah mata kuliah ini akan memasukan pendekatan start up project. Masih tetap memang teori di IT project management sebagai core-nya, tetapi dimodifikasi habis-habisan dengan pengalaman pendirian beberapa start up hingga company sampai saat ini, dan juga pengalaman terlibat dalam proses inkubasi start up. Kombinasi ini memunculkan design yang menurut saya tidak mengikuti pakem start up development, tetapi malah kita bisa menghasilkan start up cevelopment step yang memang cocok dengan area yang akan digarap.

Langkah awalnya, saya libatkan mahasiswa dalam diskusi mengenai masa depan, melihat apa pandangan mereka tentang start up, project management, passion mereka dan curhatan mereka dari kuliah dan lainnya. Dari situ kita bangun yang namanya padangan bersama yang sevisi mengenai masa depan. Kita sepakat bahwa project/start up bukan hanya profitable tetapi harus valuable apalagi untuk masyrakat banyak.

Langkah kedua, kita mencoba mengidentifikasi apa yang kita punya dan tidak. keduanya menjadi penting sehingga kita tahu apa potensi yang bisa kita kerjakan di masa depan. sejujurnya, mahasiswa internasional di prodi Ilmu komputer sebenarnya memiliki luar biasa potensi, sayangnya menurut saya kita kurang mau mengenal karakter mereka, dan tampaknya kita malah memaksa mereka untuk memahami kita (sebagai dosen misalnya). Mereka hanya anak muda yang aktualisasinya perlu dihargai dan diberi wadah. seperti kembang api, mereka cuma butuh pemantik dan akan membuat gebrakan yang indah sekali.

Langkah ketiga, saya mengenalkan konsep dan alur bagaiman project management bekerja, apa yang menyebabkan itu penting. Mengidentifikasi resource dan source. menceritakan cerita magang saya di tim F1 ketika di Malaysia dulu. Menceritakan cerita-cerita kegagalan dan kesuksesan start up lain dengan mempelaarinya sebagai knowledge.

Langkah keempat, mengajak mereka secara aktif berinisiatif memunculkan ide orisinel dan membuat team. Tanpa intervensi saya sebagi dosen, saya hanya memberikan advice dan mereka secara mandiri menentukan sendiri aturan main di teamnya.

Langkah kelima, mendampingi mereka melihat progress, milestone, capaian-gagal, dan mentriger mereka dengan kompetisi untuk saling berbuat dan menghasilkan yang terbaik.

Langkah keenam, saya cuma memfasilitasi karya mereka dengan membuatkan acara kecil soft launch, memobiliasi masa untuk mendatangi, publish di social media, agar team-team ini, mendapatkan feedback langsung dari calon customer riel mereka. Dan pembacar sekalian bisa melihat bagaimana riuh nya acara tadi siang.

20141008_12234620141008_122428

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Product

Pada acara ini ada 2 team yang release project mereka, yaitu GAMASPIRASI dan Inifinite Channel, masing-masing team punya filosofinya masing-masing mengenai penamaan, tetapi sudah tersirat jelas bahwa mereka terdorong to be inspired and to be infinite. Keduanya masih dalam bentuk TVchannel yang memproduksi konten , ditayangkan masih dalam Youtube channel masing-masing, dan diseberakan dengan media social. Pada proses selanjutnya konten yang berhasil diproduksi akan dimasukan dalam premier GamaBoxTV.

Mari kita kenali masing-masing team;

GAMASPIRASI, muncul dengan kekuatan misi untuk menyebarkan sebanyak mungkin aspirasi kepada Gamada. Fokus pada pengembangan konten seperti acara mengenal kampus UGM dengan judul “Jelajah Kampus”, acara diskusi yang menginspirasi dengan judul “TalkVid” dan acara “Seat in” yang lebih kearah entertainment. Ketiga produk ini hanya mereka kerjakan 2 minggu lebih sedikit, dan menghasilkan kualitas tayangan yang cukup baik.

Infinite Channel, muncul dengan kekuatan misi untuk menjadi fasilitas penghibur bagi calon customernya. Fokus pada pengembangan konten seperti acara reality show “HypnoDave” (ya ada lho mahasiswa Ilkom yang jago hypnotis), “Agioolicious” acara jalan-jalan yang memberikan informasi tentang makanan enak, fashion dan hiburan di wilayah Jogjakarta, dan acara “FYI” semacam snapshot spot-spot menarik diseputaran kampus.

Review dari product yang dihasilkan, mungkin untuk layak tayang di acara TV nasional, secara kontent sudah layak apabila dibandingkan dengan acara-acara yang tidak jelas saat ini. Meski dari sisi teknis cinematografi masih banyak yang harus di improve (pendapat rekan saya, yang kebetulan bekerja di salah satu stasiun TV swasta nasional yang tadi siangs empat mampir ke shoft launch).

Tapi menurut saya produk mereka sudah mencerminkan kesungguhan dalam melakukan sebuah proses project management, kalau dalam ekspektasi saya to build start up they are more than ready. Mereka hanya butuh ekosistem yang mendukung, dan unfortunately kampus belum ready. Kapan kita bisa ready, kita start dari maisng-masing kita ketika kita mendesain sebuah proses belajar di kelas sebagai dosen, tetapi sebagai start up-ers, kita bisa berikan pengalaman dan mentorship friendly-tidak mengurui.

Hasil

Kembali ke poin bagaimana usaha untuk membuat matakuliah ini bisa menjadi problem solver di suatu komunitas, kesimpulan saya adalah BISA. Dan saya bisa membuktikan meski diatas keras sebuah start up dibangun harus dengan model yang fix, ternyata dari studi kasus semester ini start up development phase ditentukan oleh pelaku itu sendiri dan mengetahui apa yang akan dibuat. Meski dengan berat hati, meskipun saya sebenarnya masih ingin mengampu mereka, untuk benar-benar bisa opening as start up company, saya yakin pengalaman kecil ini bisa melecut semangat dan kreativitas mereka lebih tinggi.

Untuk team GAMASPIRASI dan Infinite Channel, terima kasih atas kerja kerasnya dan sangat berbangga bisa menemani anda selama 1/2 semsester ini, hopefully rekan-rekan sekalian semakin terlecut untuk terbang tinggi sesuai passion anda. Jangan biarkan keterbatasan, dan stereotype apapun tentang anda membunuh andrenalin anda, karena anda-anda adalah manusia merdeka yang bebas bergerak dan berkreasi. saya akan sangat senang apabila di waktu mendatang kita semakin rielkan kolaborasi ini menjadi something in the near future.

 

Written by mardhani

October 8th, 2014 at 9:46 am

Posted in Opinion and Idea

Start Up – proses

without comments

Semester ini saya mengampu matakuliah IT project management untuk kelas internasional di Program studi Ilmu Komputer, FMIPA UGM. Seperti matakuliah ini pada umumnya mahasiswa diberi bekal untuk bisa mengelola proyek atau kegiatan yang ditujukan untuk mendukung skill dan pengetahuan mereka nanti ketika sudah bekerja. Tidak kurang dari 3 semester tepatnya 3 kelas selama saya bergabung di JIKE FMIPA UGM saya mengampu matakuliah ini dan menemukan beberapa hal yang menyebabkan saya untuk berfikir bagaimana membuat matakuliah ini “bekerja” untuk mereka. Setelah melakukan sedikit penelitian literature, komparasi dengan studi empiris, dan mereview pengalaman dari mendirikan start up yang gagal sampai menjadi company selama ini membuahkan hasil sebuah rancangan kuliah yang berbasis start up (materi n materi dapat di cek di link berikut: http://elisa.ugm.ac.id/community/show/information-technology-project-management/)

Dalam setiap pertemuan selain materi tentang project management saya menyisakan beberapa menit untuk menginisiasi sebuah proses startup. Kelas saya bagi menjadi 2 kelompok yang saling bersaing , membuat perencanaan bisnis dan project, menginisiasi ide, membangun ide menjadi product yang berwujud, memproduksi dan finalnya akan soft-launching. sayangnya, saya harus bertandem di matakuliah ini sehingga hanya bisa mengampu di 1/2 semester, dan akan dilanjutkan dosen lainnya. Kesempatan yang sempit ini saya coba untuk lebih explore kemungkinan terbaik yang bisa dihasilkan.

Akhirnya melalui proses panjang, hari soft launch akan hadir para hari Rabu 8 Oktober 2014 jam 11.30 sd 14.30 di Gasebo depan Perpustakaan, Kampus MIPA Selatan.Akan ada 2 start up TV internet yang akan unjuk kinerja dan produk mereka, mencoba mengaet sebanyak mungkin interaksi dan feedback dari calon customer mereka. Target mereka bukan output yang kualitas tinggi, tapi untuk menunjukkan kualitas diri mereka yang bisa mengkreasi sesuatu dari sebuah pojok kampus ternama di Indonesia.

Dua tim yang akan melakukan START UP battle tersebut adalah Tim GAMASPIRASI dan INFINITE CHANNEL yang akan berada di manajemen GamaBoxTV. Kami undang rekan pembaca sekalian hadir dan memberikan respon terhadap lahirnya start up ini. Capaian yang ingin dicapai adalah menghadirkan TV internet dari UGM yang bisa menginspirasi dan mengapresiasi untuk kemanfaatan social di masyarakat dimulai dari Kampus, Yogyakarta dan Indonesia.

Profile GAMASPIRASI

Twitter : http://twitter.com/gamaspirasi 

Facebook Fanpage kami http:fb.com/gamaspirasiTV

 

Profile Infinite Channel

update soon.

Written by mardhani

October 7th, 2014 at 7:47 am

Posted in Opinion and Idea

Riset di Cloud dan Big Data

with one comment

Cloud.wg.ugm.ac.id, sebagai working group penelitian dalam bidang Cloud Technology dan Big Data, mengajak-manawarkan-dan membuka kesempatan riset yang dapat digunakan sebagai bagian dari Tugas Khusus, Tugas Akhir, Desertasi dan Thesis ataupun riset mandiri.

Saat ini Cloud.wg.ugm.ac.id memiliki roadmap penelitian dalam bidang ” Big Data Management on Cloud Environment”. Tema besar penelitian dibagi dalam 4 area penelitian yaitu:

Cloud Infrastruktur, penelitian dalam area menganalisa, mendesain dan membangun sebuah lingkungan infrastruktur komputer yang dapat menangani laju transaksi Big Data. Penelitian ini secara rielnya akan melanjutkan beberapa riset awal yang sudah dilakukan, seperti GamaCloud (Rancang Bangun Infrastruktur Kolaborasi Data Riset di Kampus), GamaBox (Prototype arsitektus supercomputer). Penelitian kedepan yang akan dikerjakan selain 2 riset terdahulu adalah

  • analisa dan desain model Hybrid Cloud
  • Rancang Bangun Data Grid architecture
  • Implementasi IPV6 untuk dukungan Cloud
  • Rancang Bangun Virtual Data Center
  • Manajemen Virtual Machines untuk Virtual data Center
  • Dukungan Highspeed network pada Data Center
  • Micro computer/small computer architecture for green technology

Database Management System,  penelitian ini mengerjakan pada bidang Database Management System, High Performance Database dan Cluster on Database. Tujuan fokus riset ini adalah menyediakan teknologi middleware yang mendukung komputasi cepat dan massive. Penelitian yang potensial untuk dikerjakan adalah:

  • Desain dan Implementasi Database Cluster (misalnya RAC Oracle, MySQL Cluster)
  • Penyediaan Tools / Enginer Data analysis, mining dan presentation
  • Database Integration
  • Model komunikasi Database Engine, NAS/SAN dan esternal storage dalam konsep yang secure

Application,  saat ini cloud.wg.ugm.ac.id sedang fokus untuk membangun sebuah High Speed Content Management System yang secara spesifik ditujukan untuk membuat Integrated Data Management. Sistem ini sarat dengan features advances seperti data preview, data preservation, advance data management and spatial data handling. Secara riel riset yang dapat dikerjakan pada area ini adalah:

  • Pengembangan prototyope High Speed-CMS untuk Integrated Data Management
  • Analisa dan Desain Model Data Preservation
  • Prototype Data Analysis dan Preview untuk data scientific
  • Pengembangan Model Integrated Data Management berbasis studi kasus yang sudah tersedia
  • Data Management untuk Spatial Data

Topik khusus juga diakomodasi dengan fokus pada Business Analysis dan Intelligence, saat ini sedang dan akan dijalankan penelitian pada area

  • Pengembangan Model Data Mining untuk unstructured data
  • Pembuatan Data Mart berbasis dynamic categories
  • Implementasi data Warehouse untuk integrated data sources
  • Pengembangan Tools Business Analysis/ Intelligence berbasis studi kasus

Tidak menutup kemungkinan topik lain yang relevan.

Untuk itu kami mengundang rekan yang berminat baik dari Prodi Ilmu Komputer UGM, Elins maupun Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, bahkan dari disiplin ilmu yang lain dapat mengambil kesempatan ini. Dalam waktu dekat akan diadakan acara “Open Discussion” terkait tema-tema diatas dan kesempatan riset ini. apabila anda tertarik silahkan mengisi form berikut ini. Apabila ada yang ingin ditanyakan silahkan kontak email ke mardhani@gmail.com

Written by mardhani

February 23rd, 2014 at 9:52 pm

Posted in Opinion and Idea

be Brave!

with one comment

Ya… gambar diatas diambil dari salah satu screen film dengan judul “BRAVE HEART” yang di bintangi oleh Mel Gibson. Bercerita tentang seorang warga negara Skotlandia yang merasa hak-haknya dirampas oleh penjajah. Sendirian diawalnya dia berusaha untuk melawan, meski dukungan dari rekan, tetangga bahkan daerahnya tidak ada, dia tidak peduli hingga pada satu titik dia bisa mengumpulkan dukungan besar karena kegigihannya. Di akhir dia tidak dapat menikmati hasil perjuangannya, karena tertangkap dan di hukum pancung. di saat terakhir dia tetap meneriakan “freedom” yang menyebabkan penjuang-pejuang lainnya terus melawan hingga penjajah waktu itu, Inggris dipaksa mengakui kedaulatan Skotlandia. Jauh setelah itu, dia diakui sebagai salah satu pahlawan besar Skotlandia. Read the rest of this entry »

Written by mardhani

December 26th, 2012 at 12:58 am

Posted in Opinion and Idea

Creative Industry

with one comment

Link dowload materi tentang Creative Industry.

silahkan di pakai http://upload.ugm.ac.id/886TS101919244.pdf

Written by mardhani

November 29th, 2012 at 9:10 pm

Posted in Opinion and Idea

Technopreneurship 1: Ya… saya berontak!

with one comment

sekarang bukan saatnya lagi mengharapkan bahkan meminta jabatan. saatnya sekarang kita create jabatan untuk kita sendiri di usaha/perusahaan kita sendiri. saatnya anak-anak muda beraksi. jangan takut untuk berbeda, berfikir diluar kebiasaan, keluar dari mainstream, dan “breaking the rules”. simple; take the challenge, create opportunities, face the risks and be brave!!!

ya, cuplikan status saya di facebook hari ini muncul secara explosive ketika melihat lingkungan internal kerja dan lingkungan eksternal yang saat ini saya berinteraksi memunculkan kontradiktif yang hebat. Yang satu lingkungan birokratif, senioritas, dan penuh dengan unsur-unsur kepatuhan yang menurut saya malah mematikan kreatifitas bagi orang-orang yang punya kemampuan terbaik. Meskipun dengan bahasa klise butuh skill survival, tetapi bukan survival yang wajar menurut saya.

Mungkin saya tidak lagi di usia explosive antara umur 19 sd 30 tahun, masa-masa generasi emas untuk menentukan masa depan, tetapi energi, otak dan jiwa saya berontak dengan serta merta melihat kondisi yang tidak passionate. Meskipun ini konsekuensi logis ketika memutuskan bergabung dengan sebuah institusi penuh unsur birokrasi. Tetapi menurut saya, sebagai dengan profesi peneliti pun, di dunia peneliti sangat dihargai dan dibutuhkan lingkungan yang aktif dan toleran dengan perubahan, menghargai karya dan dukungan yang baik.

Di sisi lain saya dalam 3 hari ini berinteraksi dengan lingkungan anak-anak muda, dengan ide-ide di luar kebiasaan, punya keyakinan menentukan masa depannya sendiri, meskipun saya diatas mereka secara umur, tetapi saya harus menaruh hormat dan memberikan respect terbesar saya, karena mereka menyadarkan saya tentang esensi hidup yaitu passionate, dan menjalankan hidup dengan penuh kemerdekaan dan kemandirian, dengan orientasi menciptakan lapangan kerja bagi yang lain seluas-luasnya. Ide-ide remeh yang mungkin kacamata akademis bisa dibilang tidak ada apa-apanya bisa di create dan dibangun menjadi ide-ide breakthrough dan penuh terobosan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia, bukankah ini malah esensi nilai-nilai akademis dan penelitian seharusnya….

saya jadi semakin sadar pertaruhan 2 tahun di antara tahun 2009-2010 dengan meninggalkan jabatan strategis dilingkungan birokratif, menjadi kuli dan peneliti di negeri orang meskipun tidak berhasil sesuai harapan, punya hikmah luar biasa menemukan passion dan jawaban masa depan. Ya kejadian seburuk apapun pasti berharga dan bermakna ketika kita rangkai dengan episode kehidupan kita setelahnya, dan jangan pernah di sesali. sekarang pun meski dengan kondisi peneliti biasa (bahkan tidak tetap dst), saya sudah memulai usaha saya sendiri dengan mendirikan perusahaan riset. Alhamdulillah saya masih punya tempat kembali untuk menjawab dahaga passion hidup ini, meskipun harus ditukar dengan kesempitan hidup, perjuangan kesana kemarin, dan pengorbanan orang-orang dekat.

buat rekan yang sudah bekerja , bekerjalah dengan hati dan mantapkan diri anda untuk melayani rekan kerja dan perusahaan yang memperkerjakan anda. jangan pernah membuat kecewa mereka, meskipun pengharagaan dari perusahaan tidak ada, balaslah dengan prestasi. anda akan mendapatkan hasilnya dalam bentuk yang lebih mantap dan luar biasa.

buat rekan yang belum, sedang mencari kerja,, anda punya opsi lebih terbuka. bekerja untuk orang lain satu opsi, tapi kesempatan untuk menentukan masa depan anda sendiri sangat penting.

Pengalaman 3 hari ini di Jakarta, benar-benar membuka mata saya dalam beberapa hal:

  • sekarang dan masa depan adalah masa nya anak muda
  • yang berkreasi, berinovasi dan berani akan menentukan jalan anda seterusnya
  • mulailah segera dan sejak sekarang, waktu hari dst berjalan akan menjadi bagian hari-hari perjuangan menentukan masa depan anda sendiri.
  • selalu buka wawasan, berikan respect tidak hormat berlebihan, dan percaya diri –> seburuk ide anda saat ini, adalah inovasi terbaik anda di masa depan

sumber foto : http://2.bp.blogspot.com/_W2ZtZ1k7-z8/TKCyvWMjYXI/AAAAAAAAAD4/0V687_yBrEk/s1600/DSC00096.JPG

Written by mardhani

October 23rd, 2012 at 9:19 am

Posted in Opinion and Idea

Lesson of the day: Reputation & Recognition

with one comment

pelajaran hari ini: bekerjasama dan “head to head” dengan korporasi besar di negeri ini memang membutuhkan pengakuan yang diterima di industrinya lebih dahulu, baru kemudian bicara bisnis. buat rekan yang mau dan memulai usaha, prioritaskan cetak prestasi dan pengakuan, jalan akan terbuka dengan sendirinya…

sementara di luar, agak kebalikan dibutuhkan pengakuan scientific yang bagus untuk bisa diterima di industri. apabila di combine maka research based company akan menjadi kebutuhan riel di masa-masa mendatang.

Written by mardhani

October 22nd, 2012 at 3:52 am

Posted in Opinion and Idea

Alhamdulillah

with one comment

DALA-Oil & Gas Enterprise Series yang diusung oleh Mardhani Riasetiawan, berhasil menjuarai ajang Indonesian ICT Awards (INAICTA) 2012 pada kategori e-Business and Industrial Application – Enterprise Level. Hal tersebut diumumkan di malam Grand Final INAICTA 2012 yang dilaksanakan pada 15 September 2012, di Jakarta Convention Center, Jakarta. Sebagai pemenang INAICTA 2012, Mardhani Riasetiawan yang juga merupakan staf pengajar Jurusan Ilmu Komputer dan Elektronika (JIKE) UGM ini memiliki kesempatan untuk mewakili ajang serupa di tingkat internasional yaitu Asia Pasific ICT Awards (APICTA) dan Asia ICT Awards (AICTA).

DALA-oil and Gas Enterprise Series, atau yang disingkat menjadi Dala-Dala  sendiri adalah sistem informasi manajemen untuk manajemen data digital, data preservation dan sistem pusat (center system) yang khusus untuk menangani perusahaan minyak dan gas.

“Produk ini merupakan pengembangan dari DALA project yang telah dimulai sejak tahun 2009 yang lalu, Berawal dari project PhD sebenarnya, yang kemudian dikembangkan untuk segmentasi dan orientasi khusus ke industri. Pengembangan DALA-Dala memang menggunakan kerjasama dengan lembaga riset independen yang bernama Intelligent Technology Initiatives, baik untuk pemanfaatan resource, labs dan expertisenya. Intelligent Technology Initiatives atau InTech sendiri adalah perusahaan riset teknologi dan intelijen bisnis, yang kebetulan didirikan oleh saya sendiri dan beberapa rekan praktisi peneliti lainnya. Proses pengembangan total hampir 3 tahun dari tahun 2009 sd 2012 ini. Kita juga bekerjasama dengan praktisi perusahaan minya dan gas untuk mendapatkan informasi dan detail kebutuhan sistem data center bagi perusahaan mereka.”, jelas Mardhani, yang juga alumni Magister Teknologi Informasi UGM ini.

Kedepan, Mardhani melanjutkan, produk ini akan terus dikembangkan dengan orientasi penyempurnaan ke jenjang standar industri yang lebih lengkap, karena saat ini baru mengadopsi standar PPDM dan OAIS. Kemudian di ajang INAICTA ini kita juga mendapat kesempaatan melakukan diskusi, berkenalan dan menjalin komunikasi untuk bisa melakukan kerjasama di masa depan dengan pihak-pihak yang lebih luas dan besar. Lebih utama lagi sebagai peneliti, dan akademisi ingin benar-benar mengekeplorasi pengembangan sistem ini dengan InTech yang memiliki reseource lebih dahulu untuk akhirnya bisa lebih baik di masa depan.

sumber : http://dcse.fmipa.ugm.ac.id/en/index.php/student-info/215-usung-dala-oil-a-gas-enterprise-series-mardhani-pemenang-inaicta-2012

Written by mardhani

September 16th, 2012 at 11:32 pm

Posted in Opinion and Idea